- Pertama-tama kita harus mengetahui terlebih dahulu
piranti-piranti (device) pada Sepeda Motor, yang akan kami jelaskan
dengan menekankan bagaimana pentingnya berkendara dengan aman.
Penjelasaan fungsi dari kedua rem dan bagaimana cara mengoperasikannya.
- Tuas pada sisi kanan dari setang adalah tuas rem depan.
Tarik tuas untuk mengerem dengan rem depan.
Tarik dengan keempat jari. - Pedal di sisi depan pijakan kaki sisi kanan adalah pedal rem belakang.
Tekan pedal untuk mengerem dengan rem belakang.
- Tuas pada sisi kanan dari setang adalah tuas rem depan.
Tampilkan postingan dengan label Tips Kendaraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Kendaraan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Februari 2012
Pengetahuan bagaimana cara mengoperasikan dan mengendarai sepeda motor
Tips Saat Berkendara
- Pengereman
- Sangat penting untuk menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan.
- Rem depan harus dioperasikan sedikit lebih kuat dari rem belakang, karena rem depan lebih efektif daripada rem belakang.
- Berada Di Jalur Kiri
- Gunakan selalu jalur kiri dan hati-hati dengan kemunculan kendaraan yang datang mendadak dari arah yang berlawanan.
- Jangan berkendara sepanjang sisi kanan jalan walaupun tidak ada kendaraan lain dari arah yang berlawanan. (berkendara di sebelah kanan jalan akan menyebabkan tabrakan yang dapat mengakibatkan luka yang serius atau kematian).
Tips Sebelum Berkendara
- Pemanasan tubuh
Dikarenakan pentingnya menjaga keseimbangan pada waktu mengendarai sepeda motor, maka pastikan tubuh dan mental dalam kondisi sehat dan siap untuk berkendara. - Perlengkapan Berkendara
Helm
- Biasakanlah untuk selalu menggunakan helm pelindung ketika mengendarai sepeda motor , karena kepala merupakan bagian tubuh terpenting dari manusia.
- Tali pengikat helm harus dipasang dan dikencangkan secara benar untuk mencegah helm terlepas ketika terjatuh.
Tips Membuat Motor Honda anda Tetap Sehat
Hmm.. tenang sobat Kita mau bagi-bagi tips, apa yang harus sobat lakukan kalau motor tiba-tiba mogok.
Buat sobat Honda yang gak terlalu “akrab” sama mesin motor, tips ini pasti berguna banget.
Jangan panik adalah hal pertama yang harus sobat Honda lakukan. Kalo panik, kita jadi gak bisa berpikir secara jernih.
Buat sobat Honda yang gak terlalu “akrab” sama mesin motor, tips ini pasti berguna banget.
Jangan panik adalah hal pertama yang harus sobat Honda lakukan. Kalo panik, kita jadi gak bisa berpikir secara jernih.
- Cek tanki bensin. Ingat, cari SPBU resmi, bukan warung bensin pinggir jalan, untuk menghindari bensin campuran yang bikin motor kita tambah rusak.
- Cek saluran bahan bakar, yang biasanya sering tersumbat kotoran atau kerak dari bahan bakar.
- Cek karburator.
Gini caranya: Tutup saluran intake karburator dengan tangan sambil menyalakan motor. Kalo tangan terasa basah karena ada percikan bensin, berarti kondisi karburatornya masih bagus. Nahhh, kalo cuma sedikit percikan atau gak ada sama sekali, kemungkinan saluran karburator buntu karena ada kerak atau kotoran. Kalo begini, berarti motor sobat Honda harus segera dibawa ke AHASS terdekat untuk dibersihkan. - Cek juga kotoran yang menempel di filter udara, yang bisa menghambat masuknya aliran udara.
- Busi.. busii!! Jangan lupakan yang satu ini ya... Lepas busi
dari tempatnya, kalo busi harus diganti. Kalo gak ada percikan api dari
kabel coil, cepeeet bawa motor sobat Honda ke AHASS terdekat. nyala
berarti masalah bukan karena busi. Wahh, kalo busi gak nyala gimana ya?!
Ginii.. lepas busi dan isolator, jadi cuma berupa kabel dari coil. Trus, dekatkan kabel ke ground motor waktu dinyalakan. Kalo ada api memercik, kemungkinan busi yang gak bagus. Kalo gak ada percikan api dari kabel coil, cepat bawa motor ke AHASS supaya tau penyebabnya.
Nahh, selamat berkendara dengan tenang, ya guyss!!
Biar Aman Berboncengan!!!
Buat Sobat yang suka ngeboncengin teman, info “safety riding” kali
ini penting nih. Bahkan, yang hobi nebeng juga harus tau lho..

Buat pengendara dan penumpang!
1. Jangan lupa pake helm, jaket, sarung tangan, celana panjang & sepatu ya!
2. Sadar dengan tanggung jawab keselamatan selama berboncengan. Ingeet, hindari nyelap-nyelip di jalan Sobat!
3. Uiiitss, berdoa penting lho supaya bisa ngejaga emosi
Khusus buat pengendara!
1. Harus orang yang benar-benar mampu berkendara berboncengan. Nah, buat Sobat yang baru belajar mengendarai motor lebih baik hindari dulu menggonceng adik atau teman…
2. Motor kamu harus ada pijakan kaki atau kelengkapan lainnya..
3. Perhatikan tekanan angin ban dan suspensinya. Kalo bisa, hindari bawa penumpang yang melebihi batas berat motor kamu yaa...
4. Kalau terpaksa harus mendahului kendaraan lain, perhatikan waktu, area & kemampuan motormu
5. Yang paling penting; lakukan pengereman lebih dini karena pada kondisi berboncengan jarak pengereman menjadi lebih jauh & lebih labil.
Jangan salah, buat yang ”diboncengin” juga ada aturannya lho… Pegang pinggang pengendara dan lutut menjepit ringan agar dapat mengikuti gerakan pengendara sehingga memudahkan pengendaraan. Ikuti gerakan teman yang mengendarai motor, termasuk saat menikung, sehingga pengendalian akan lebih mudah. Ingat berboncengan tidak lebih dari 1 orang…Tetap berkendara dengan aman ya..!!
Buat pengendara dan penumpang!
1. Jangan lupa pake helm, jaket, sarung tangan, celana panjang & sepatu ya!
2. Sadar dengan tanggung jawab keselamatan selama berboncengan. Ingeet, hindari nyelap-nyelip di jalan Sobat!
3. Uiiitss, berdoa penting lho supaya bisa ngejaga emosi
Khusus buat pengendara!
1. Harus orang yang benar-benar mampu berkendara berboncengan. Nah, buat Sobat yang baru belajar mengendarai motor lebih baik hindari dulu menggonceng adik atau teman…
2. Motor kamu harus ada pijakan kaki atau kelengkapan lainnya..
3. Perhatikan tekanan angin ban dan suspensinya. Kalo bisa, hindari bawa penumpang yang melebihi batas berat motor kamu yaa...
4. Kalau terpaksa harus mendahului kendaraan lain, perhatikan waktu, area & kemampuan motormu
5. Yang paling penting; lakukan pengereman lebih dini karena pada kondisi berboncengan jarak pengereman menjadi lebih jauh & lebih labil.
Jangan salah, buat yang ”diboncengin” juga ada aturannya lho… Pegang pinggang pengendara dan lutut menjepit ringan agar dapat mengikuti gerakan pengendara sehingga memudahkan pengendaraan. Ikuti gerakan teman yang mengendarai motor, termasuk saat menikung, sehingga pengendalian akan lebih mudah. Ingat berboncengan tidak lebih dari 1 orang…Tetap berkendara dengan aman ya..!!
Riding Posture
Dalam melakukan teknik
ngerem, bukan semata fokus pada bagaimana menarik tuas rem. Penting juga
diperhatikan postur berkendara alias riding posture. Riding
posture berfungsi menjaga keseimbangan dan kenyamanan dalam berkendara.
Dengan Riding Posture yang benar membuat pengereman sepeda motor ngepot,
begitu juga saat melakukan manuver atau berbelok.
Menurut chief instruktur safety riding PT AHM, Anggono Iriawan, ada 7 (tujuh) riding posture yang mesti diketahui. Yakni; 1. Mata, 2. Pundak, 3. Siku, 4. Tangan, 5. Pinggul, 6. Lutut, 7. Kaki.
Masing-masing memiliki fungsi sendiri. Mata, fungsinya untuk melihat. ”Pandangan mesti jauh. Agar jarak pandang lebih luas. Juga memudahkan dalam antisipasi jika ada obyek lainnya yang mengganggu” jelas Anggono.
Dalam berkendara, sebaiknya, pundak dibikin rileks. Jangan tegang karena itu akan membuat kenyamanan berkendara akan berkurang. Ujung-ujungnya, badan jadi gampang letih alias capek deh!
Bukan cuma itu, Sudut siku yang lurus juga bisa bikin susah pengendara dalam melakukan manuver. Gerak setang ke kiri dan kanan pun akan terlihat kaku.
Masing-masing memiliki fungsi sendiri. Mata, fungsinya untuk melihat. ”Pandangan mesti jauh. Agar jarak pandang lebih luas. Juga memudahkan dalam antisipasi jika ada obyek lainnya yang mengganggu” jelas Anggono.
Dalam berkendara, sebaiknya, pundak dibikin rileks. Jangan tegang karena itu akan membuat kenyamanan berkendara akan berkurang. Ujung-ujungnya, badan jadi gampang letih alias capek deh!
Bukan cuma itu, Sudut siku yang lurus juga bisa bikin susah pengendara dalam melakukan manuver. Gerak setang ke kiri dan kanan pun akan terlihat kaku.
Moifikasi Sepeda Motor, Amankah?
Saat ini sering kita jumpai
sepeda motor yang dimodifikasi alias dirubah sesuai keinginan pemakai,
namun apakah sepeda motor dimodifikasi nyaman dikendarai? Rasanya
sebelum anda memodifikasi dapat simak ulasan ini.
Setiap sepeda motor standard keluaran pabrikan secara spesifikasi teknis dan desain telah memenuhi standard keamanan dan kenyamanan suatu produk untuk digunakan sehari-hari. Sebelum diterima oleh konsumenpun, sepeda motor Honda telah melalui tahapan Pre Delivery Inspection sebagai Final Inspection sebelum sepeda motor tersebut diterima oleh konsumen.
Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh konsumen apabila mengendarai sepeda motor Honda yang masih dalam kondisi standard keluaran pabrikan baik dari aspek keamanan maupun kenyamanan dalam berkendara.
Konsumen
tertentu dan biasanya kalangan anak muda yang selalu ingin tampil beda
sering mendesain ulang atau memodifikasi sepeda motornya. Se-ekstreem
apapun modifikasi yang dilakukan tidak akan menjadi masalah selama
sepeda motor tersebut hanya digunakan untuk “obat mata” saja alias
pajangan karena begitu indah untuk dipandang.
Masalah akan muncul apabila sepeda motor yang telah dimodifikasi tersebut digunakan sebagai kendaraan sehari-hari karena dikhawatirkan perubahan yang dilakukan mengganggu kenyamanan saat berkendara. Dan yang lebih berbahaya lagi apabila perubahan yang dilakukan menyangkut perubahan spesifikasi teknis karena disamping membahayakan si pemilik juga bagi pengguna jalan lain saat berkendara di jalan raya.
Setiap sepeda motor standard keluaran pabrikan secara spesifikasi teknis dan desain telah memenuhi standard keamanan dan kenyamanan suatu produk untuk digunakan sehari-hari. Sebelum diterima oleh konsumenpun, sepeda motor Honda telah melalui tahapan Pre Delivery Inspection sebagai Final Inspection sebelum sepeda motor tersebut diterima oleh konsumen.
Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh konsumen apabila mengendarai sepeda motor Honda yang masih dalam kondisi standard keluaran pabrikan baik dari aspek keamanan maupun kenyamanan dalam berkendara.
Masalah akan muncul apabila sepeda motor yang telah dimodifikasi tersebut digunakan sebagai kendaraan sehari-hari karena dikhawatirkan perubahan yang dilakukan mengganggu kenyamanan saat berkendara. Dan yang lebih berbahaya lagi apabila perubahan yang dilakukan menyangkut perubahan spesifikasi teknis karena disamping membahayakan si pemilik juga bagi pengguna jalan lain saat berkendara di jalan raya.
Teknik Mengerem yang Benar
Pada saat kita memutuskan untuk belajar mengendarai sepeda motor, hal pertama yang harus kita pertimbangkan untuk menghindari diri dari resiko kecelakaan adalah bagaimana kita dapat menguasai teknik untuk menghentikan laju kendaraan. Satu-satunya alat yang bisa dengan aman mengurangi laju kendaraan dan menghentikan kendaraan adalah rem.
Tips Trik Jitu Mengenal Jok Kulit Bermutu
Mau tampil wah, memang perlu usaha lebih. Tidak terkecuali untuk mempercantik
kabin mobil kesayangan dengan jok kulit berkualitas. Kalau Anda tidak jeli,
bukan mustahil dana yang dikeluarkan akan terbuang sia-sia. Ingat! Jangan
mudah terjebak dengan merek bahan kulit yang ditawarkan. Agar tidak kecewa
ada baiknya mengenal bahan jok kulit berkualitas itu seperti apa.
Tips Mengenal Minyak Pelumas Palsu
Tingginya permintaan konsumen terhadap produk pelumas membuat produk pelumas
palsu yang dijual diberbagai tempat. Tentu saja menggunakan pelumas palsu
akan merugikan konsumen makin banyak. Untuk itu, sebaiknya Anda mengenal
produk pelumas palsu.
Tips Menguras Minyak Rem
Bukan cuma oli yang perlu diganti secara rutin, tapi juga minyak rem. Setidaknya,
setiap 10 ribu km minyak rem perlu dikuras. Alasannya, di atas jarak tersebut
daya dorong minyak terhadap mekanisme rem sudah berkurang.
Perlu diketahui, minyak rem memiliki sifat mudah menyerap air (hidroskopis).
Nah, kandungan air yang semakin banyak inilah yang turut mempengaruhi
kinerja rem, yang ditandai dengan warna minyak terlihat keruh. Bagaimana
cara mengurasnya? Gampang. Tidak perlu montir ahli untuk menguras rem.
Malah ritual ini bisa dikerjakan sebagai pengisi waktu senggang di hari
libur.
Tips Memilih Ban untuk Perjalanan Panjang
Mengulas soal ban seakan tidak ada habisnya. Misalnya, untuk mengganti ban
pun ulasannya bisa panjang karena detailnya cukup banyak. Mengganti ban
banyak ragam pemilihannya.
Untuk mempercantik penampilan mobil Anda, bisa pakai ban impor berprofil
tipis. Namun, kalau pertimbangan umur pakai, agar ban bertahan lama, tidak
perlu fanatik dengan ban impor. Sebagai contoh, jika jalannya mulus, maka
pakai ban yang berkembang halus, sebab struktur karetnya lebih bagus dan
karenanya daya cengkeram ke aspal lebih baik. Berbeda dengan kembang kasar
yang lunak, kalau digunakan untuk jalan beraspal akan cepat habis, selain
suaranya juga berisik.
Kalau ingin mencari kenyamanan berkendara, gunakan profil (aspect ratio)
tebal saja (60, 65, 70). Sementara kalau memakai profil tipis (50, 45,
35) nilai lebihnya juga ada, karena pengendalian dan stabilitas juga lebih
baik, di samping tampilan mobil menjadi gagah.
Tapi minusnya, bantingan keras dan steer rada liar dikendalikan. Di jalan
bergelombang, penumpang dan pengemudi akan merasakan getaran yang kuat.
Kalau mau, agar pelek tidak kena benturan, cari yang dindingnya menggelembung
seperti ban donat.
Tips Dalam Merotasi Ban
Ibarat sebuah telenovela, merawat si karet bundar juga memiliki episode
tersendiri. Maklum saja, roda memiliki karekteristik tersendiri dibanding
urusan kaki-kaki mobil yang lain. Tips kali ini, kembali seputar ban, khususnya
pergantian atau rotasi ban dalam kelipatan setiap Km-nya.
Langganan:
Postingan (Atom)