(Anton/GHS)
Beras semula merupakan makanan pokok masyarakat Cina. Kemudian menyebar dan menjadi makanan pokok penduduk Asia. Beras merah sangat bermanfaat karena tinggi serat. Juga mengandung magnesium yang penting untuk pembentukan protein dan otot.
Pada pengobatan Cina, nasi dimanfaatkan untuk menangani masalah yang berkait dengan kejiwaan, seperti depresi. Juga untuk mengatasi gangguan perut seperti diare, yang diberikan dalam bentuk lunak. Beras Basmati lebih dianjurkan karena sangat ringan dan mudah dicerna. Kecambah dari beras dimanfaatkan di Cina untuk memperbaiki nafsu makan dan kondisi pencernaan.
Beras merah dapat menurunkan risiko kanker kolon karena kandungan seratnya bisa membentuk volume feces dan mempercepat keluarnya kotoran dari dinding usus. Karsinogen dalam sisa makanan tidak sempat bekerja karena segera dibawa keluar. Vitamin B yang terdapat dalam beras merah membantu mempertahankan sistem saraf dan membantu konversi gula darah menjadi energi.
Beras merah khususnya mengandung kalium yang dibutuhkan untuk mengatur keseimbangan air, guna mempertahankan tekanan darah. Tidak mengandung natrium yang mempunyai efek berlawanan. Orang dengan tekanan darah tinggi dapat memanfaatkan beras sebagai makanan pokok, tetapi tanpa diolah dengan garam seperti nasi uduk, nasi kuning, dan nasi hainan. Pemakaian garam tinggi sebaiknya dihindari.